KONSERVASI SUMBER AIR DAN WISATA EDUKASI DI DESA NGENEP, KECAMATAN KARANGPLOSO, KABUPATEN MALANG

Authors

  • ach. muhib zainuri. muhib polinema

Abstract

Abstrak: Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang memiliki potensi sumber daya alam berupa sumber air yang cukup besar. Sumber air ini dinamakan Sumber Nyolo, Sumber Nyolo digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari dan digunakan untuk pengairan lahan pertanian, disamping Desa Ngenep ada empat desa lain dari kecamatan Singosari yang memanfaatkannya. Selain penggunaan untuk kebutuhan sehari-hari dan pengairan, saat ini kawasan Sumber Nyolo mulai dikembangkan menjadi destinasi wisata, pengelolaan wisata dilakukan oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam Pokdarwis Sumber Nyolo. Pola pengelolaan yang dilakukan Pokdarwis masih tergolong sederhana, selain itu kualitas pengunjungpun beragam. Akibat dari hal tersebut mempengaruhi kualitas sumber daya alam maupun kebersihan kawasan. Berdasarkan berbagai uraian yang telah dijelaskan, poin permasalahan pada kawasan Sumbernyolo, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang yang mendesak untuk dicari solusinya, sebagai berikut: (1) Bagaimana menumbuhkembangkan partisipasi aktif masyarakat sekitar dan Pokdarwis Sumbernyolo terhadap pengembangan wisata edukasi dan konservasi di kawasan Sumbernyolo? (2) Bagaimana mencegah degradasi kualitas hutan? (3) Bagaimana memanfaatkan sumber air melalui pola pemanfaatan yang bijaksana? (4) Bagaimana melakukan penataan dan pengembangan kawasan konservasi dan wisata edukasi di Sumbernyolo? Metode kegiatan dilakukan  melalui proses inventarisasi potensi wisata, kemudian dilakukan penyusunan strategi pengembangan daerah tujuan wisata (DTW).  Untuk selanjutnya dilakukan sosialisasi kepada pelaku utama wisata yaitu Pokdarwis dan masyarakat sekitar yang terlibat tentang arah perkembangan wisata sumbernyolo.  Setelah sosialisasi  diikuti dengan meningkatkan sarana prasarana wisata dan elemen pendukung seperti pemberdayaan masyarakat sekitar. Keseluruhan proses akan selalu dimonitor dan dievaluasi secara berkala. Hasil kegiatan yang dilakukan terdiri dari dua aspek yaitu konservasi sumber air dan hutan dan  pembangunan sarana wisata edukasi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah dengan dilakukan kegiatan pengabdian ini terbentuklah arah pengembangan wisata sumber nyolo menuju wisata konservasi dan  kawasan wisata eduksi.

Downloads

Published

2022-06-10 — Updated on 2022-06-10

Versions

Issue

Section

Articles